Resah..
Kata yang sampai saat ini membuat 99% dari hatiku tak pernah bisa merasakan makna dari sebuah kata damai
Meskipun aku sadari semua keresahan yang aku rasakan bersumber dari diriku sendiri,yupp..!! murni.. tanpa indikasi dari siapapun.
Jika ku tilik dari kata resah sendiri, ku pikir kata yang cukup simple, tak berbobot tapi bukan berarti ringan maksudku.
Sekarang coba ku devinisikan menurut analisisku
Coba perhatikan sejenak kata resah
Berawal hanya dari 5 huruf !!
Bayangkan jika 5 huruf saja telah mampu mempengaruhi isi hati, bagaimana jika lebih dari 5??? Mungkin jawabanya akan lebih kompleks lagi
,RUMIT..
Tapi coba lebih perhatikan lagi.. lebih dekat lagi..dekat.. dan terus dekati
Sampai kita benar-benar merasa dekat.. sudah? Dapatkah kau lihat ada perubahan yang sangat besar disana?!
Ternyata memang benar, kata ‘RESAH’ pada dasarnya tidak berdiri sendiri,, ia ada atas bantuan 5 sumber yang cukup berbahaya, bahkan jika di biarkan terus menerus bersemayam pada dada kita perlahan tapi pasti ia akan memperbudak kita dan lebih parahnya ia bisa meracuni seluruh akal sehat kita dan dapat berujung pada taraf GILA.. Naudzubillah.. semoga itu tak sampai terjadi padaku dan pada kita semua..
RESAH = Rasio - Emosi - Setan - Alpa – Hancur
Dalam kamus ilmiah kata Rasio itu berarti akal pikiran manusia, sedangkan Emosi adalah kekuatan jiwa untuk merasakan sesuatu,di sini yang di jadikan dasar adalah : rasa_ ingin, rindu, benci, dendam, heran, ragu, duka, cita, kasih, sayang, riang, gembira dsb.
Dari 2 kata di atas dapat di simpulkan “ manusia di anugerahkan akal oleh Allah sehingga ia bisa merasakan segala sesuatu yang menimpa hidupnya, dan di jadikan pula di dalamnya sebuah rasa emosi baik itu sebagai bentuk ujian, ataupun nikmat yang di berikan-Nya untuk semua Hamba-Nya, apakah Hamba-Nya tersebut bisa menyikapinya dengan baik atau tidak. Itu pasti akan kembali pada dirinya masing-masing.
Jika kita berlih pada point selanjutnya, kita menemukan kata SETAN??? Memang cukup aneh bukan?? kenapa kata resah juga membawa-bawa nama setan di sini, jawabannya adalah karena setan selalu ada dan menjadi makhluk pengganggu manusia nomer 1, dialah yang kemudian menjadikan manusia-manusia lalai atas kewajiban dan dirinya sendiri.
Kemudian jika kita satukan dangan kata ‘alpa’, tentu akan sangat berpadu dan tak dapat terpisahkan diantara keduanya, karena jika manusia telah terpengaruh olehnya, maka tak akan menutup kemungkinan manusia tersebut akan menjadi manusia alpa, kosong dan terperdaya.
Pada point terakhir kita juga menjumpai sebuah kata yang di takutkan banyak manusia, yaitu kata ‘Hancur’ siapa orannya yang menyukai kata hancur? Semuanya pasti akan selalu berusaha agar terhindar dari kehancuran.
Singkat kata, “resah adalah jiwa yang tenggelam dalam buih setan, dan perlahan akan membawannya pada titik kehancuranaya.”
Masihkah kau mau terus berada pada lubang keresahan??
Relakah jika rasa itu akan membawamu pada kehancuran??
Jawabannya ada pada dirimu sendiri….
Perhatikan Firman Allah di bawah ini, jika kau telah mampu mengamalkannya, Insya Allah, perlahan keresahan itu akan sirna dari hidup mu..
“ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi terntram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tertram ” QS. Ar-Ra’d : 28
Tidak ada komentar:
Posting Komentar